3 Kekurangan wallpaper dinding pada rumah

desainrumahkeren

img: desainrumahkeren.com

Kekurangan wallpaper dinding memang tidaklah sebanyak kelebihannya. Seperti artikel saya pernah mengulas pertimbangan dinding rumah menggunakan wallpaper. Setelah hampir 2 tahun menghuni rumah, barulah terasa apa saja kekurangan dinding menggunakan wallpaper terutama terasa saat musim hujan atau saat cuaca cukup ekstrim, siang panas terik dan malam hujan.

Kekurangan  wallpaper dinding

Memang saya rasa banyak kelebihan dari wallpaper seperti lebih banyak corak sehingga lebih indah dipandang dan bisa merasa betah dirumah. Mudah diganti ketika merasa bosan, dan lainnya. Namun kali ini saya fokuskan pada kekurangan wallpaper, setidaknya ini yang saya rasakan selama 2 tahun menempati rumah.

  1. Wallpaper mudah rusak dan berjamur ketika berada di ruangan tertutup atau kurang udara. Sehingga ruangan yang diberikan wallpaper tidak boleh lembab. Terutama kamar yang diberikan wallpaper haruslah cukup udara masuk. Jika kamar tertutup solusinya adalah menggunakan AC. Jika tidak ada AC, maka ruangan dengan wallpaper wajib diberikan udara cukup, kamar harus sering dibuka.
    wallpaper-jamur

    beginilah kondisi wallpaper saat kamar sering ditinggal dalam keadaan tertutup

    Pengalaman saya, saat rumah ditinggal kosong (istri dan anak sedang mudik), jadi kamar sering tertutup ketika saya tinggal kerja. Akibatnya adalah wallpaper cepat rusak dan mengalami jamur Ditambah lagi kepanasan dan kehujanan dari luar kamar menjadikan dinding wallpaper menjadi lebih cepat rusak. Sehingga pastikan cukup udara masuk dan tidak lembab pada ruangan dengan wallpaper dinding.

  2. Wallpaper cukup sulit dibersihkan. Ini adalah kekurangan wallpaper dinding lainnya, sebenarnya point ini bergantung juga dengan kualitas wallpaper. Mungkin saja wallpaper yang saya beli/pasang kualitasnya kurang bagus jadi ketika ada kotor menempel wallpaper, jika tak langsung dibersihkan, lama-lama akan sulit untuk dibersihkan meskipun sudah menggunakan pembersih khusus.
  3. Akibat dari nomor dua tadi adalah menjadikan wallpaper memang harus rutin dibersihkan, bisa dengan sikat gigi dengan diberikan terlebih dahulu cairan sabun pembersih wallpaper. Perlu diperhatikan teknik membersihkan wallpaper, tidak boleh menggosok terlalu keras karena khawatir akan merusak wallpaper. Tentu jika wallpaper ingin awet/tahan lama, perawatannya pun harus lebih ekstra. Karena kotoran yang lama menempel di wallpaper, akan sulit untuk dihilangkan.

Bagaimana dengan wallpaper rumah Anda? apakah aman dan bertahan lama ?


Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *