3 Penyebab Diare pada Anak 2 tahun

diareBeberapa waktu lalu saat liburan panjang natal dan tahun baru, kami sekeluarga berlibur ke kampung halaman, ke Bandung kemudian melanjutkan perjalanan ke Tasikmalaya. Sudah terbayangkan bagaimana cuaca di Bandung dan Tasikmalaya yang sejuk, dingin, dan adem. Pastilah berbeda dengan cuaca tempat tinggal kami di Tangerang yang tidak se sejuk di Bandung/Tasikmalaya.

Sesampainya di Tasikmalaya, rencana liburan jalan-jalan ke Pangandaran dan lain-lain sirna sudah, karena anak pertama kami sakit. Baru sekitar 3 hari di Tasikmalaya, tiba-tiba saja khalif hangat badannya, malas atau susah makan, dan kalau makan pun sering dimuntahkan kembali. Kami pikir itu adaptasi cuaca sehingga khalif jadi kurang sehat. Namun karena tak kunjung sembuh, akhirnya di bawa ke R.S dan khalif di diagnosa terkena diare dan harus dirawat inap selama 4 hari. Sedihnya bertambah dari rencana jalan-jalan yang gagal dan anak jatuh sakit.

Gejala Diare

Sebelum berlanjut ke penyebab diare, apa saja gejala diare terutama yang saat itu Khalif rasakan saat terkena diare ? Berikut 5 gejala diare pada anak

  1. Mencret atau keluar BAB encer dengan frekuensi yang cukup sering, semisal 4 kali sehari.
  2. Tidak nafsu makan
  3. Kalaupun makan, seringkali dimuntahkan kembali
  4. Badan/tubuh menjadi lebih hangat/panas, lemas dan lesu.
  5. Anak menjadi lebih rewel

Dengan gejala diare diatas tersebut, berakibat anak kekurangan cairan / mengalami dehidrasi. Kemungkinan diharuskan dirawat inap dengan di infus, seperti yang dialami Khalif.

Penyebab Diare Pada Anak

Lalu apakah penyebab diare pada anak? Berikut menurut dokter dan referensi terkait 3 penyebab diare pada anak 2 tahun

  1. Makanan dan minuman. Bisa jadi perut kaget karena di isi makanan/minuman yang berbeda saat khalif berada di tangerang dengan saat dia berada di Tasikmalaya. Selain kaget karena asupan makanan, dapat juga diakibatkan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan tidak bersih, atau alergi mengalami alergi terhadap makanan.
  2. Bakteri dan virus. Infeksi virus dan bakteri berperan juga mengakibatkan diare, dilansir dari ayahbunda, virus dan bakteri penyebab diare seperti virus Rotavirus, bakteri Shigella, Vibrio cholera, Salmonella (non thypoid), Campylobacter jejuni maupun Escherichia coli
  3. Lingkungan yang tidak bersih. Ketika makanan yang akan dikonsumsi sudah bersih, tapi lingkungan tempat makan tidak bersih atau misalnya tempat makan anak tidak bersih, hal tersebut bisa saja menjadi penyebab diare. Jadi selain makanan bersih, harus dipastikan juga lingkungan yang bersih. Dan tentunya tangan si anak sebaiknya dipastikan bersih juga. Namanya anak-anak kan sering pegang sesuatu sekendak hati mereka. Dengan demikian mencuci tangan sebelum makan itu merupakan aturan dan nasihat yang baik sekali untuk diterapkan demi menjaga kesehatan :).

Apa Obat Diare ?

Karena saat terkena diare Khalif terkena dehidrasi, susah makan. Maka selain diberikan obat oleh dokter, juga diberikan saran untuk mengganti makanan berat-berat dengan buah-buahan saja. Dan buah yang paling cocok untuk mengatasi anak yang sedang terkena diare dan sulit makan adalah buah pisang.

Bagaimana adakah pengalaman para Ibu /Bapak ketika anaknya terkena diare?


Comments

  1. Salam kenal!
    Saya dari team kumpulbagi. Jika Anda mau mengembangkan blognya lagi kunjungi page kami di: http://www.kumpulbagi.com Semuanya gratis, cepat dan tanpa limitasi. Anda bisa upload sebanyak files (audio, video, pdf, jpg, dll.), membuat koleksi berkas dan bagikan dengan lainya. Kami tidak terhapus filenya dengan waktu batas. Coba servis kami tanpa registrasi 🙂

  2. ngasih larutan garam campur gula buatan sendiri,
    memberi makanan lembut menyerupai bubur kesukaan anak.
    Sekarang udah sehat kan Kak Khalif 🙂 .

  3. Mnum teh kalau aku biasanya trus makan roti bakar 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *