4 Ciri bayi 3 bulan pada anak kedua

bayi-3bulan4 ciri bayi 3 bulan ini saya ulas berdasarkan pengalaman pada anak kedua kami yang Alhamdulillah lahir sehat bulan April 2014 lalu. Dalam beberapa bulan ini aktivitas dirumah lebih seru dan sibuk dengan adanya anak kedua dan itu sangat kami syukuri. Menambah anak menambah rezeki bukan ? 🙂 Awalnya kami ragu apakah bisa mengurus dan memberikan perhatian kepada kedua anak sama baiknya dan adil. Karena anak pertama (Khalif) masih terhitung kecil, 21 bulan sementara anak kedua (Ibam) berusia 1 bulan saat itu.

Ciri bayi 3 bulan

Syukur Alhamdulillah istri yang menjadi Full time Mommy paling paham bagaimana perkembangan anak pertama dan kedua, tapi bekal pengalaman mengurus anak pertama, jadi saya sedikit banyak juga tahu ciri bayi 3 bulan. Berikut menurut pengamatan dan pengalaman ciri bayi 3 bulan pada anak kedua kami (Ibam), semoga bermanfaat.

  1. Secara fisik, berat badan bayi meningkat sehingga bayi terlihat menjadi lebih lucu dengan gumpalan atau lipatan pada paha, tangan, dan di bagian lainnya :). Usia 3 bulan ini, leher bayi pun sudah mulai mantap, sehingga bayi dapat terhindari dari terpelanting kepala kebelakang.
    ibam

    perkenalkan Ibam 🙂

    Jika digendong pun kepala dan leher bayi bisa tegak (tidak terpelanting), meski tetap penjagaan harus tetap optimal karena bayi bisa tiba-tiba pelantingkan kepalanya kebelakang.

  2. Penglihatan bayi semakin sempurna. Ya umur ini bayi sudah bisa melihat orang dewasa didepannya. Jika ada orang dewasa bergerak ke kiri/kanan, mata si bayi akan mengikuti kemana arah orang dewasa tersebut bergerak.
  3. Bayi sudah bisa merespon dan berinteraksi. Seiring penglihatan bayi sudah sempurna, maka ketika dia diajak bercanda atau mengobrol, bayi akan merespon dengan membalas tertawa, bersuara “aaa”, “grrr”, “huuhhh” atau merespon dengan tangisan.
  4. Menangis dan berteriak semakin kencang. Jika bulan-bulan awal suaranya masih kecil, sekarang mulai terasa suara tangisan dan teriakan bayi semakin kencang saja. Efeknya tentu si Ibu semakin awas dan terbangun lebih cepat ketika bayi menangis atau berteriak dimalam hari saat minta menyusui :D. Bahkan tangisan dan teriakan itu bisa terdengar sampai luar rumah / terdengar tetangga. Tapi santai saja, malah harusnya bahagia karena menangis baik untuk kesehatan bayi.

Nahh, saat bayi semakin sempurna indera nya, tentu ini saat yang paling baik mulai sering mengajak ngobrol bayi atau bercerita. Karena ketika beranjak 2 tahun nanti, bayi akan lebih cepat berbicara atau menangkap kosakata baru. Ini telah dibuktikan pada anak pertama kami Khalif yang sudah banyak kosakata dan bisa bicara cukup jelas sejak usianya 20 bulan.

Share this post Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *