Menjadi seorang Ayah selain baru bagi saya, juga rasanya seperti mimpi saja. Tanggung jawab yang diemban waktu bujangan, punya istri, dan memiliki anak seperti sekarang sungguh terasa beda, meski baru 2 minggu memiliki anak.
Selain gemasnya sang bayi, tangisan bayi pun menjadi hal yang dirindukan meski tetap saja yang meredakan tangisan dan mengurus bayi adalah istri dan sesekali dibantu Ibu nya
. Tangisan bayi adalah komunikasi yang dapat dia lakukan selain dengan gerakan tertentu seperti menggeliat, gerakkan kaki, dan lain-lain yang membuat bayi menjadi rewel.
Tentunya ke-rewel an bayi itu ada tanda/ maknanya dan si Ibu harus tanggap dengan cepat apa yang diinginkan oleh bayi ketika dia sedang rewel. Berikut ada 6 tanda apa yang diinginkan bayi ketika sedang rewel berdasarkan buku Dr.Oz “Having A Baby”
- Menggeliat-geliat. Kemungkinan popoknya kotor atau pakaian yang dia kenakan tak nyaman.
- Menggerak-gerakkan kepalanya ke kiri-kanan atau memasukkan tangan ke dalam mulutnya. Menandakan bayi sedang lapar.
- Menaikkan kedua kakinya ke dada dan tubuhnya tegang. Bayi sedang kembung. Buat lah bayi bersendawa dengan menepuk-nepuk punggungnya secara perlahan.
- Berkeringat. Sangat jelas bahwa bayi kepanasan, bisa karena suhu ruangan yang terlalu panas atau pakaian bayi yang kurang longgar.
- Mengedipkan matanya atau matanya sayu, menguap, menendang-nendang, dan tak berselera dengan mainan yang diberikan. Menandakan bayi sedang kelelahan dan dia ingin beristirahat/tidur. Solusinya tenangkan bayi, jika memungkinkan nyanyikan lagu merdu dan tepuk-tepuk paha atau pantatnya perlahan sampai dia tertidur.
- Menangis. Sebetulnya tangisan ini banyak artinya, namun jika bayi sedang kesepian kemudian menangis, tandanya dia ingin dipeluk / dibelai/ didekap.
Bagaimana adakah pengalaman Anda yang dapat dibagi? silakan ya di-share