4 Wisata sekitar Kampung Strawberry Ciwidey

Hari libur Sabtu/Minggu akhir November 2015 kemarin saya bersama istri dan para rombongan dari alumni dan beberapa karyawan PT. Showa divisi IT berekreasi ke Kampung atau dibaca Kampoeng Strawberry Ciwidey. Berangkat dari tempat berbeda-beda ada yang dari Cilegon, Bekasi, Tangerang, dan lainnya. Kami berkumpul di exit tol Padalarang sekitar pukul 10 pagi untuk kemudian meluncur ke tujuan Ciwidey.

Jalur menuju Kampung Strawberry Ciwidey

Pada umumnya wisatawan akan memilih jalur melalui Kopo untuk menuju Ciwidey karena secara jarak memang lebih dekat, dekat dengan tol, dan lebih dikenal. Namun jika saat weekend menuju ciwidey melalui kopo, kami khawatir akan kemacetannya yang super. Sehingga untuk menuju Kampung Strawberry, kami melalui jalur alternatif yaitu melalui exit Tol Padalarang – Cimareme – Batujajar – Soreang – Stadion jalak Harupat – Sampailah di Ciwidey. (more…)

4 moda alternatif kereta serpong parung panjang

commuter-line

img src : moneter.co

Kereta Commuter Line atau CL atau KRL dewasa ini adalah favorit masyarakat umum, baik untuk kalangan pelajar, pekerja, anak-anak, bahkan Ibu-Ibu yang biasa belanja. Selain sekarang karena harganya sangat murah (bahkan kereta ekonomi harganya lebih mahal), nyaman ber AC (jika penumpang tidak penuh), dan lebih cepat sampai tujuan dibandingkan dengan mode transportasi lainnya.

Saya adalah pengguna Commuter Line Parung Panjang – Tanah Abang dan sebaliknya (dari St. Cisauk  – St.Sudirman). Saking ketergantungan dengan commuter line, ketika CL (Commuter Line) mengalami gangguan baik itu karena keterlambatan, gangguan sinyal, kebakaran, atau lainnya kita masih rela saja menunggu CL dengan harapan CL segera kembali normal. Memang sangat tidak mengenakkan ketika CL mengalami gangguan karena berjejalan di kereta dengan kondisi kepanasan (AC sudah tidak terlalu berasa), dan berdesakan. (more…)

Seru nya berwisata ke Gunung Merapi Yogyakarta

Masih dalam acara trip 3 hari di Yogyakarta, sesampainya di stasiun Yogyakarta menggunakan kereta wisata pukul 04:00. Kami mencicipi angkringan dekat stasiun dilanjutkan dengan melewati Marioboro, dan istirahat di tempat makan Soto Pak Gareng yang kabarnya terkenal. Disini sudah mulai terasa kota Yogyakarta yang khas yaitu tempat pejalan kaki yang lebar, delman di jalan raya, dan warga yang ramah. Lapar karena baru tiba di Yogya, jadi soto Pak Gareng semakin dirasa enak saja.

Setelah kenyang makan, kami lanjutkan wisata ke Gunung Merapi. Boleh dikata tempat ini kawasan wisata yang paling favorit dari 3 hari kami berada di Yogya dan sekitarnya. Selain biasanya saya hanya melihat merapi atau iklan nya almarhum mbah Marijan di TV, sekarang saya bisa berkunjung ke Gunung Merapi dan melihat bagaimana sungai-sungai menjadi kering akibat lahar dan ditutupi batu besar, rumah-rumah yang hancur akibat sapuan wedus gembhel, ataupun sawah yang ditanami bebatuan. Selain jalanan yang berdebu (jadi harus sedia masker), di sana kita bisa melihat dashyat nya akibat letusan merapi tahun 2010 lalu dan tentunya bisa merasakan segarnya udara kawasan Merapi dengan pohon-pohon besar di kiri-kanan jalan yang menyejukkan mata. (more…)

Pengalaman seru Kereta Wisata Yogyakarta

Tiga Hari libur pada 17 Agustus 2015 (Sabtu-Senin) kemarin kami dari kantor Samuel Aset Manajamen mengadakan acara wisata Memanfaatkan libur tersebut dengan berwisata ke daerah Yogyakarta, Magelang, Ambarawa, dan Kalasan. Dengan skema berangkat ke Yogyakarta menggunakan Kereta Wisata dan kembali ke Jakarta dengan Pesawat. Untuk memudahkan wisata, kami menyewa event organizer bernama QB yang asli dari Yogyakarta. Jadi intinya kami tahu beres, semua kegiatan dimulai dari berangkat, kegiatan di Yogyakarta, dan kembali ke Jakarta telah diurusi secara seksama oleh EO tersebut.

Berangkat dari Gambir pukul 20.15 WIB dan tiba di Stasiun Yogyakarta pada 04.00, kami menggunakan 2 gerbong yaitu gerbong Toraja dan Imperial. kereta wisata begitu mewah. Saya baru tahu ternyata ada kereta wisata yang memang diperuntukkan untuk disewakan. (more…)

Serunya Downhill Puncak Pas di TW 5

img:dainese.com

img:dainese.com

Downhill Puncak Pas adalah kegiatan pada Sabtu (20 September 2014) dalam rangka menyambut kedatangan bos dari Amerika. Meski ini posting telat, tapi mudah-mudahan masih bermanfaat :).

Kami yang berkantor di Jakarta mengajak mereka main ke Taman Safari dengan terlebih dahulu ber-olahraga sepeda, tepatnya olahraga cukup ekstrim, yaitu downhill Puncak Pas. Dengan menggunakan mobil elf dari bilangan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kami total 12 orang meluncur ke Puncak dari pukul 05.00 dan sampai di Puncak Pas atau warung mang Ade pada pukul 08.30, yaitu tempat basecamp nya penyewaan wisata bersepeda downhill milik Pak Dito.

Sudah lama tidak jalan-jalan ke Puncak, jadi takjub dengan udara disana yang segar dan airnya pun sangat dingin. Mungkin inilah sebabnya kalau setiap weekend, daerah puncak selalu penuh wisatawan terutama pelancong dari Jakarta. Salah satunya karena mereka ingin menikmati udara segar dan memang kawasan puncak mudah dijangkau oleh orang Jakarta dan sekitarnya sehingga menjadi tempat favorit untuk dikunjungi. (more…)