Jatuh benjol pada kepala anak

Benjol pada anak mungkin lumrah dialami oleh anak usia balita terutama di usia atau momen yang sedang aktif-aktifnya yaitu antara usia tiga sampai lima tahun. Ya di usia itu anak sedang banyak berlari, banyak bertanya, banyak bicara, banyak bermain dan kegiatan aktif lainnya. Tentu kita sebagai orang tua harus bersyukur memiliki anak yang sehat dan aktif, meski tak dipungkiri kita sebagai orangtua pernah merasa lelah terhadap tingkah laku anak (jadi terbayangkan bagaimana orangtua kita dulu mengurus anak yang banyak biasanya diatas empat anak).

benjol

benjol dijidat tepat diantara kedua mata

Nahh, di masa aktif  tersebut anak pertama saya, ketika bermain sempat terjatuh / tersungkur dengan wajah / jidat membentur aspal dan hasilnya benjol di area wajah, tepatnya diantara kedua mata. Kejadiannya seperti biasa dia sedang main tendang-tendang bola dengan temannya. Istri saya tidak sedang dilokasi menemani, dan tiba-tiba saja istri mendengar anak menangis karena jatuh dengan wajah membentur aspal yang mana ada sedikit pasir di aspal tersebut, jadi mungkin licin. Hasilnya benjol lah kepala / wajahnya seperti digambar.

Tindakan pertama yang istri lakukan tentu meredekan tangisan anak, kemudian membersihkan luka nya dengan air hingga memastikan tidak ada pasir atau kerikil di wajahnya. Lalu sedikit di kompres dengan kain yang dibasahi air dingin atau dengan kain dan es di bagian yang benjol dengan perlahan karena pasti si anak merasa sakit jika benjol nya disentuh.

Hari pertama

Di hari pertama anak mengalami benjol kepala / wajah, berikut 4 tindakan yang kami lakukan :

  1. Bersihkan luka dengan air bersih
  2. Kompres area yang benjol dengan es yang dilapisi kain atau handuk lembut.
  3. Menurut tetangga benjol bisa diobati dengan obat salep trombopop. Namun kami tidak menggunakan obat itu diawal-awal karena di area benjol masih ada luka. Jika diobati trombopop khawatir ada efeknya karena masih ada luka. Sehingga di hari pertama, kami obati dengan minyak tawon
  4. Bertanya atau cari referensi lain jika benjol yang dialami anak mengkhawatirkan.

Hari kedua dan ketiga

Keesokan hari setelah anak di kompres dan diolesi minyak tawon, benjol agak kempis meski tidak terlalu signifikan. Dan anak mengaku merasa pusing, terus dia tidur agak lebih lama mungkin merasa lelah dan pusing. Namun dia masih ceria dan makan / minum tidak bermasalah. Di hari kedua ini kami mulai coba olesi menggunakan trombopop.

Di hari ketiga, benjol masih ada dan mengempis namun di bawah mata (dekat kantung mata) jadi muncul biru atau seperti bengkak. Di sini kami akhirnya pergi ke dokter untuk lebih memastikan anak baik-baik saja. Hasilnya berikut poin-poin yang diperiksa oleh dokter untuk memastikan anak dalam kondisi sehat setelah mengalami benjol atau benturan

  1. Pemeriksaan jidat area memar atau bengkak.
  2. Pemeriksaan mata seperti dilihat kekuatan pupil dan memastikan mata masih awas
  3. Pemeriksaan telinga memastikan tidak ada pendarahan
  4. Pemeriksaan area kepala bagian belakang

Adapun saran dari dokter adalah untuk mengolesi area memar dengan trombopop yang mana itu sudah kami lakukan. Lalu bagaimana kisah rekan-rekan apakah ada yang mengalami serupa ?

 

Share this post Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someonePrint this page

Comments

  1. harus banget sedia minyak tawon & trombophop , apalagi anak=anak masih kecil ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *