Sudah lewat 6 hari sejak meninggal nya kakak saya yang ke-2 yang bernama Nurbit Amzah, namun masih sangat terasa saya kehilangan sosok beliau yang sungguh luar biasa ramah dan baik hati terhadap semua orang. Beliau meninggal dunia di usia 35 tahun karena kecelakaan motor sepulang kerja pada pukul 3 pagi (sedang kerja shift malam) : Minggu, 20-03-2011. Meninggalkan istri dan kedua anaknya yang masih belia, satu perempuan masih duduk di kelas 3 SD dan satu lagi lelaki berusia 3 tahun.
Beliau mengalami kecelakaan. Menurut polisi yang menemukan, kakak saya di pepet/akan di jahati orang, yaitu di daerah Supratman, Bandung. Terang saja motor kakak dikebut (mungkin berniat kabur/menghindar dari orang jahat itu) dan nahas menabrak trotoar. Walhasil beliau terjatuh keras dan kepalanya menimpa jalan, mengakibatkan pendarahan luar biasa yang keluar di telinga, mulut, dan hidung. Meninggal dunia di tempat. Bahkan ketika dimandikan di RS. Hasan Sadikin Bandung, almarhum masih mengalami pendarahan hebat. Sangat menyakitkan bagi saya dan keluarga. Namun bagaimanapun, semoga amal ibadah dan kebaikannya di terima Allah S.W.T, amin..

Almarhum kakak, Nurbit Amzah
“Ya Allah ampunilah dosanya, sayangilah dia, maafkanlah dia, sehatkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah kuburannya, mandikanlah dia dengan air es dan air embun, bersihkanlah dari segala kesalahan sebagaimana kain putih bersih dari kotoran, gantikanlah untuknya tempat tinggal yang lebih baik dari tempat tinggalnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya dan peliharalah dia dari siksa kubur dan siksa neraka. (HR Muslim)”