3 Cara menyapih anak dengan kasih sayang pengalaman pribadi

menyapihMenyapih anak ini betul adalah pengalaman Ibu, saya sebagai suami menulis pengalaman menyapih anak ini sudah berdasarkan pendekatan, tanya jawab terhadap istri dan pengamatan terhadap anak yang disapih. Jadi tidak berarti Ibu yang menyapih namun suami tak mengerti apa-apa. Perlu diketahui bahwa suami pun memegang peranan dalam mendukung proses menyapih anak ini.

Menyapih atau menghentikan memberikan ASI terhadap anak mau tak mau memang harus dilakukan dan merupakan saat emosional bagi Ibu dan anak. Karena tentu tidak mudah melepas kebiasaan anak ketika misalnya anak hanya bisa tidur dengan mendekap dan menyusui payudara Ibu, apalagi ketika anak sakit biasanya anak rewel dan obat paling mujarab adalah memberikan ASI. tapi pada akhirnya anak harus dihadapkan kenyataan harus berhenti menyusui, pasti berat bagi anak.

Ibu yang memberikan ASI memang berbeda-beda masanya, ada yang ASI ekslusif selama 6 bulan yang sesuai rekomendasi dan undang-undang kesehatan yang diatur pada Pasal 128 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang berbunyi : (1) Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis. (ref: http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt4ed4e8aa733c1/perlindungan-hukum-atas-pemberian-asi-eksklusif) (more…)